PEMBENTUKAN DAN PEMBINAAN KADER KESEHATAN SEKOLAH UNTUK MEWUJUDKAN PHBS SEKOLAH DI SDN MARGAMULYA KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2019

  • Sinta Fitriani STIKes Respati
  • Nisa Budianti STIKes Respati
  • ii abdul hamid STIKes Respati
  • laila yuanita STIKes Respati
  • riska nuraida STIKes Respati
  • Sabila Kamila STIKes Respati
Keywords: PHBS, sekolah, siswa

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran yang menjadikan individu/kelompok dapat menolong dirinya sendiri dalam bidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat. PHBS disekolah adalah upaya untuk memberdayakan siswa, guru, dan masyarakat lingkungan sekolah agar tahu, mau dan mampu mempraktikan PHBS, dan berperan aktif dalam mewujudkan sekolah sehat. Menurut Depkes RI (1997), Tujuan dari PHBS adalah untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, kemauan, dan kemampuan siswa untuk hidup bersih dan sehat, serta meningkatkan peran serta aktif siswa termasuk dunia usaha dalam upaya mewujudkan derajat kesehatan yang optimal. Munculnya sebagai penyakit yang sering menyerang anak usia sekolah (usia 6-10), ternyata umumnya berkaitan dengan PHBS.
Situasi kesehatan anak usia sekolah dan remaja pada saat ini berdasarkan data Riskesdas dan GSHS pada tahun 2017, anak sekolah usia dasar kondisi kesehatan lebih terkait pada PHBS dan
Gizi yaitu Stunting, Kurus, Gemuk, Anemia, Kecacingan, Sarapan dengan mutu rendah, Kurang makan sayur dan buah, Tidak menggosok Gigi minimal dua kali sekali, makan makanan berpenyedap, tidak mencuci tangan pakai sabun, dan BAB tidak di jamban.
Banyaknya masalah kesehatan pada usia sekolah dasar ini mengakibatkan rentannya mereka terhadap berbagai Penyakit, dengan demikian maka di bentuklah Kader Kesehatan Cilik Sekolah (KKCS). Peran kader kesehatan cilik disekolah dasar dibentuk untuk pemberdayaan siswa dimana kader kesehatan cilik mampu melakukan peran mampu membuat siswa/i terlibat beraktivitas dan berpartisipasi dengan modal semangat sosial,kondisi siswa yang kemungkinan besar kurang peduli terhadap kesehatan maka tugas dari kader kecil ini mengajak mereka yang kurang peduli terhadap prilaku hidup bersih dan sehat di sekolahnya. Kemudian kader kecil kesehatan ini dituntut mempunhai pengetahuan lebih mengenai prilaku hidup bersih dan sehat di sekolah suapaya mampu mengajak dan menerapkan prilaku tersebut di sekolah mereka.
1

Published
2020-04-29
Section
Articles