GAMBARAN PARTISIPASI KB PADA IBU YANG MEMILIKI BALITA STUNTING DI DESA CIKUNIR KECAMATAN SINGAPARNA TAHUN 2019

Authors

  • Annisa Rahmidini, SST., M.Keb

Keywords:

Partisipasi, KB, Balita Stunting

Abstract

Data prevalensi stunting yang dikumpulkan World Health Organization (dalam Kemenkes, 2018), memperlihatkan Indonesia ke dalam negara ketiga dengan prevalensi tertinggi di wilayah Asia Tenggara dengan rata-rata prevalensi stunting (2005-2017) sebesar 36,4%. Salah satu program yang dilaksanakan dalam upaya pencegahan balita stunting dengan mengikuti program KB, dimana ibu dapat membuat perencanaan pengaturan jarak kehamilan melalui penggunaan alat kontrasespsi. Peran BKKBN dalam penurunan stunting adalah dengan Program Pengendalian jarak dan jumlah kelahiran dengan KB Pasca Persalinan/Post Partum. Sehinga kotrasepsi menjadi pilihan, dengan kontrasepsi kemudian jaraknya bisa lebih dari 36 bulan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran partisipasi KB ibu yang memiliki balita stunting   Di Desa Cikunir Kecamatan Singaparna tahun 2019.

Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode deskristif. Populasi dalam penelitian ini adalah Ibu yang memiliki balita stunting di Desa Cikunir yaitu 49 orang. Tehnik pengambilan sampling dalam penelitian ini adalah total sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah partisipasi KB dan jenis KB yang digunakan. Instrumen yang digunakan adalah format isian yang tehnik pengambilan data penelitiannya dilakukan secara langsung terhadap responden. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat yang dihitung persentasenya kemudian disajikan dalam bentuk persentase dan naratif.

Hasil penelitian ini adalah penelitian ini adalah jumlah ibu yang memiliki balita stunting di Desa Cikunir Kecamatan Singaparna tidak mengikuti program KB yaitu 13 orang (26,5%).

Peneliti menyarankan kepada ibu untuk meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya mengatur jarak kelahiran dengan mengikuti program KB sesuai dengan tujuan dan jenis alat kontrasepsi yang digunakan.

Published

2021-08-17