MENGUBAH PERSEPSI KELIRU TENTANG MITOS GIZI PADA MASA KEHAMILAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH DESA CIKUNIR KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2018

  • Chanty Yunie Hartiningrum, SST, M.Kes STIKes Respati
Keywords: Persepsi keliru, kejadian stunting

Abstract

Budaya pada masa kehamilan dan persalinan di sebagian daerah telah
terjadi pergeseran namun di sebagian lain masih dipertahankan. Hal ini seperti yang
dijelaskan oleh O’Neil (2006) bahwa semua budaya yang diwariskan cenderung untuk
berubah tetapi ada kalanya juga dipertahankan. Berdasarkan studi pendahuluan
melalui wawancara singkat yang dilakukan di Di Wilayah Desa Cikunir Kabupaten
Tasikmalayaterdapat ibu hamil yang memiliki kepercayaan-kepercayaan tentang
acara makanan dan kebiasaan makan yang sudah turun-temurun dilakukan seperti
contoh larangan untuk makan dipiring besar, makanan pedas, nanas, duren, tape dan
yang lainya dengan alasan akan membahayakan kesehatan bayi.
Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi dalam
penelitian ini adalah seluruh ibu hamil sebanyak 41 orang pada tahun 2018. jumlah
sampel sebanyak 41 orang. Pengumpulan data primer diperoleh langsung dari
responden melalui kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat dengan
menggunakan rumus persentase.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur ibu hamil mengubah persepsi
keliru tentang mitos gizi pada masa kehamilan sebagai upaya pencegahan kejadian
stunting sebanyak 18 orang (43,9%), Yang Melakukan Budaya/Tradisi Syukuran
Empat Bulanan dan Tujuh Bulanan sebanyak 32 yang melakukan (78,0%), Memiliki
Pantangan sebanyak 12 pantangan (29,3%).
Bagi ibu hamill hendaknya lebih memperhatikan kesehatan selama
kehamilan, dengan cara mengkonsumsi makanan dengan menu seimbang (makan
makanan bergizi) dan tidak ada pantangan pada ibu selama kehamilan dan sering
memeriksakan kehamilan kepada petugas kesehatan/bidan.

Published
2020-04-24