LITERATURE REVIEW ANEMIA DAN KURANG ENERGI KRONIK (KEK) PADA IBU HAMIL SEBAGAI SALAH SATU FAKTOR PENYEBAB STUNTING PADA BAYI BALITA

  • Tupriliany Danefi, SST., M.Kes

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan linear yang ditunjukkan dengan nilai z skor TB/U. Stunting pada bayi baru lahir meningkatkan risiko stunting pada anak-anak. Prevalensi stunting balita di Indonesia mengalami peningkatan dari 2010 ke 2013 (Balitbang Kemenkes RI; 2013). Tujuan literaturereview ini adalah menjelaskan dengan mencegah anemia dan kurang energy kronik dapat menurunkan kejadian stunting pada bayi baru lahir. Metode yang digunakan adalah metode electronic data base. Pencarian jurnal menggunakan google schoolar dengan kata kunci “ Anemia dan KEK pada ibu hamil sebagai penyebab stunting pada bayi baru lahir” yang jumlahnya 12 jurnal akan tetapi hanya menggunakan 8 jurnal sesuai dengan kriteria inklusi faktor Anemia dan KEK dengan kejadian stunting. Jurnal yang digunakan dibatasi dari tahun   2016-2019. Jurnal pendukung didapatkan dari berbagai sumber diantaranya The Indonesian Journal of Public Health dan Journal of Medical Science, Jurnal Ilmu Gizi. Berdasarkan jurnal yang telah di telaah, ada faktor anemia dan Kurang energy kronik menjadi salah satu faktor maternal dari kehamilan yang bisa menyebabkan kejadian stunting  pada bayi baru lahir.

Published
2020-04-22