PEMODELAN DESA TANGGAP STUNTING MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA CIKUNIR KECAMATAN SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2019

  • Sinta Fitriani, S.KM, M.KM STIKes Respati
  • tim PHBD STIKes Respati
Keywords: pemodelan, desa tanggap stunting

Abstract

Latar belakang masalah ini adalah Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan kabupaten Tasikmalaya didapatkan bahwa wilayah Kecamatan Singaparna merupakan salah satu wilayah dengan prevalensi stunting pada bulan Februari tahun 2019 yaitu sebanyak 136 balita dengan status gizi sangat pendek dan 444 balita dengan status pendek. Dari 5 Desa Cikunir prevalensi kejadian stunting paling tinggi dengan 27 balita dengan status gizi sangat pendek dan 113 balita dengan status gizi pendek. Tujuan Umum kegiatan adalah Mewujudkan Pemodelan Desa tanggap stunting di Desa Cikunir Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya tahun 2019.

Metode yang digunakan adalah survey pendahuluan, perijinan, sosialisasi kegiatan, penandatangan kesepakatan bersama mewujudkan desa bebas stunting, pemilihan dan pelatihan kader tanggap stunting, advokasi dengan tokoh masyarakat setempat, pembentukan ibu rumah tangga peduli stunting, pemberdayaan kader stunting dalam kegiatan gerobak gizi ,

Hasil kegiatan  yang telah dilaksanakan adalah survey pendahuluan, perijinan, sosialisasi kegiatan, penandatangan kesepakatan bersama mewujudkan desa bebas stunting,  validasi data dan penggalian faktor resiko, pemilihan dan pelatihan kader tanggap stunting yang diikuti oleh 24 kader, serta advokasi dengan tokoh masyarakat serta pelatihan komuniatas ibu peduli stunting. Sedangkan pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan gerobak gizi akan dilaksanakan pada bulan Januari 2020 serta diseminasi hasil kegiatan akan dilaksanakan bulan Maret 2020. Inovasi dan luaran yang telah dihasilkan adalah Media promosi kesehatan seperti Booklet, poster serta desain piring anti stunting, Inovasi SI CENTING (aplikasi deteksi dini dan cegah stunting berbasis android), profil dan poster hasil pelaksanaan program,  Publikasi di media massa koran priangan , serta terwujudnya kemitraan dengan pihak Desa Cikunir untuk penanganan kasus stunting. Sedangkan untuk publikasi di jurnal abdimas kesehatan Tasikmalaya akan dilaksanakan setelah kegiatan selesai dan diterbitkan pada edisi April 2020.

 

Keyword : pemodelan, desa tanggap  stunting

Published
2020-04-23