STUDI LITERATUR FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGANDENGAN PERILAKU BUANG AIR BESARSEMBARANGAN (BABS)

Authors

  • Lia Amalia

DOI:

https://doi.org/10.48186/yxdaqh71

Keywords:

Faktor, perilaku, BABS

Abstract

Buang Air Besar Sembarangan (BABS) adalah suatu tindakan membuang kotoran atau tinja di
ladang, hutan, semak-semak, sungai, pantai atau area terbuka lainnya dandibiarkan menyebar
mengontaminasi lingkungan, tanah, udara dan air. Perilaku BABS masih menjadi salah satu
sumber pencemaran lingkungan. Ia merupakan salah satu faktor yang berkontribusi besar terhadap
kejadian kematian anak di Indonesia. Catatan UNICEF pada tahun 2015 sebanyak 1,7 miliar anak
berusia balita di dunia menderita kasus diare. Sekitar 300.000 meninggal setiap tahun atau lebih
dari 800 perhari menderita penyakit diare yang diakibatkan air, sanitasi, dan kebersihan yang buruk.
Laporan Join Monitoring Program (JMP) WHO tahun 2015 menyebutkan jumlah penduduk BABS
di Indonesia sebanyak 51 juta, tahun 2017 sebanyak 31 juta jiwa, dan tahun 2018 masih ada
sebanyak 24,8 juta jiwa. BABS disebabkan oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku BABS. Penelitian yang dilakukan
adalah penelitian sekunder berupa studi kepustakaan (literature review). Berdasarkan seleksi
kriteria kelayakan dan penelusuran kata kunci, diperoleh 6 jurnal yang direview. Hasil penelitian
menunjukan bahwa faktor predposing merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap
perubahan perilaku BABS, yaitu pengetahuan, sikap, pendidikan, pekerjaan, pendapatan. Variabel
yang berhubungan dari faktor enabling adalah ketersediaan sarana sanitasi. Sementara dari faktor
reinforcing adalah peran petugas kesehatan dan dukungan sosial. Diharapkan masyarakat agar
menjaga perilaku hidup sehat dengan tidak melakukan BABS karena berpengaruh terhadap
kesehatan dan lingkungan. Bagi petugas kesehatan hendaknya meningkatkan penyuluhan tentang
pentingnya jamban sebagai sanitasi yang layak. Bagi aparatur pemerintah diharap menyediakan
sarana jamban bersama untuk mendukung masyarakat dalam berperilaku hidup sehat. 

Published

2024-02-27

Similar Articles

1-10 of 90

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

<< < 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 > >>