PENGARUH LAMANYA INDUKSI PERSALINAN OKSITOSIN TERHADAP KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM DI RSUD DR. SLAMET KABUPATEN GARUT TAHUN 2018

Main Article Content

Dhea Devitasari Nunung Mulyani Sariestya Sariestya

Abstract

Induksi persalinan adalah suatu tindakan terhadap ibu hamil dengan cara pemberian uterotonika untuk merangsang timbulnya kontraksi rahim agar terjadi persalinan. Hal tersebut merupakan penyebab bayi lahir dengan asfiksia neonatorum akibat dari janin tidak mendapatkan oksigen yang cukup di dalam rahim. Mengetahui pengaruh lamanya induksi persalinan dengan oksitosin drip terhadap kejadian asfiksia neonatorum di RSUD Dr. Slamet Kabupaten Garut Tahun 2018.


Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu bersalin dengan KPD dan diberikan indusi oksitosin drip RSUD Dr. Slamet Garut sebanyak 48 orang dengan teknik pengambilan sampel Accidental Sampling.


Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 48 ibu bersalin dengan KPD di berikan induksi persalinan oksitosin terdapat 2 bayi lahir tidak asfiksia, 4 asfiksia ringan, 35 asfiksia sedang dan 7 asfiksia berat. Ada pengaruh lamanya pemberian induksi persalinan oksitosin terhadap kejadian asfiksia neonatorum dengan nilai sig = 0,000 lebih kecil daro 0,05.


Kesimpulan dari penelitian ini ada pengaruh lamanya pemberian induksi persalinan oksitosin terhadap kejadian asfiksia neonatorum di RSUD Dr. Slamet Kabupaten Garut Tahun 2018.


 

Article Details

Section
Articles